Monday, April 24, 2023
Jangan Takut Menikah dan Jangan Pula Menggebu Gebu Untuk Menikah
Friday, April 21, 2023
Kunci berkomunikasi Suami - Istri oleh Ustad Salim Al Fillah
Wednesday, April 19, 2023
Konsep Pernikahan oleh Ustadz Oemar Mitra
Tuesday, April 18, 2023
Tata Cara Nikah Syar'i oleh Ustad Muhammad Nuzul Dzikri
Monday, April 17, 2023
Istri dalam Rumah Tangga oleh Ustad Oemar Mitra
Wednesday, April 12, 2023
Al Fatihah Untuknya
Tuesday, April 4, 2023
Beberapa hal yg mempercepat jodoh
Monday, April 3, 2023
2 Poin Utama Kunci Orang Orang Sukses
🌸Kekuatan 3 Afirmasi + Jalur Langit🌸
Thursday, March 30, 2023
🌸100 juta pertama lewat jalur langit dan ikhtiar bumi🌸
Thursday, December 1, 2022
Resume Komunikasi Menyentuh Hati Pasutri By Ust Bendri Jaisyurrahman
Resume hari ini adalah dari hasil kajian online yang diselenggarakan oleh Uda Agus Ari (Belajar Ta'aruf), Akademi Pernikahan dan Elmina Hijab. Dengan Narasumber Ust Bendri Jaisyurrahman dengan tema Komunikasi Menyentuh Hati Pasutri. Jazakumullahu :)
Makanlah dari kamu sesuatu dari halal dan thoyyib. Kunci komunikasi yang baik untuk hubungan pasutri selain mempertimbangkan Halal maka perlu juga mempertimbangkan hal yang Thoyyib (baik).
🌼Thoyyib di sini dibagi dalam 3 kategori 🌼
🌼I. Thoyyib yang berkaitan dengan adat (kearifan lokal) yg berlaku dengan contoh
a.Permasalahan musik di dalam Islam masih menjadi perdebatan khilafiyah saat ini. Namun dalam konteks hubungan pasangan suami istri. Suami boleh menyanyi di hadapan istri dalam rangka menimbulkan cinta dan kasih sayang.
b.Millad pernikahan boleh dalam rangka memperkuat hubungan cinta kasih.
c.Mengetahui kebiasaan pasangan, apa misalnya makan yang disukai maupun yang tidak disukai.
Contoh berkaitan dengan makanan. Istri sedang memasak udang, sementara suami alergi dengan udang. Hal ini jika dibiarkan bisa menyebabkan permasalahan kedepannya yang kelak akan jadi penyakit.
Hal ini dapat menjadi dasar tumbuhnya cinta. Apa yang disuka oleh pasangan mesti diketahui oleh pasangan.
🌼II.Thoyyib yang kedua berkaitan dengan sesuatu yang menjadi fitrah laki laki dan fitrah perempuan.
a.Sifat dasar perempuan :
1.Baper (ini menjadi manfaat bagi kecerdasan emosional untuk anak).
2.Suka berhias (ada di dalam Surah Az Zukhruf)
3.Jika berdebat alasannya sering tidak logis
b.Sifat Dasar Laki Laki
1.Jika berbicara singkat dan padat
🌼III. Thoyyib dari sisi Pola Asuh yang melekat pada pasangan dengan contoh
a.Makanan yang disukai pasangan
b.Film yang disukai pasangan
c.Jika pasangan dibesarkan dari disiplin maka hargai kedisiplinannya.
d.Mengetahui Tabiat Dasar Pasangan
Referensi ayat
An Nisa 19
Ar Ruum ayat 21
Rohmah yaitu sebuah cinta yang membuat seseorang bisa mencintai kekurangan pasangan (I Love You The Way You Are).
Mencari tau puncak dari mawaddah.
🌼Kesimpulan🌼
Karena menikah adalah ibadah. Jika senang disyukuri, jika tidak disabari.
Saturday, March 7, 2020
Memperbaharui Iman
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya iman di dalam hati bisa (menjadi) usang (lapuk) sebagaimana pakaian yang bisa usang, maka mohonlah kepada Allâh Azza wa Jalla untuk memperbaharui iman yang ada di dalam hatimu". [HR. Al Hakim]
🍀
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allâh); (tetaplah atas) fitrah Allâh yang telah menciptakan manusia di atas fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allâh. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. [QS.30:30]
"From Pak Edy"
Saturday, February 22, 2020
Bismillahirrahmannirahim
*_
🌿
Bismillahirrahmannirahim_
*
*Alhamdu lillaahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.*
Segenap puji bagi Allah yang telah menghidupkan dan setelah mematikan kami dan kepadaNyalah tempat kembali.
_*Ya Allah...*_
_Terima kasih atas segala nikmat *dan karuniaMu di pagi ini...*_
_Jadikanlah setiap langkah kami *selalu dalam kebaikan...*_
_Mudahkanlah urusan *kami hari ini...*_
_Bukakanlah pintu rezeki *untuk kami semua...*_
_Dan jadikan sisa umur kami *penuh dengan keberkahan...*_
_Lindungilah kami, orang tua kami, saudara2 kami dan *keluarga besar kami* , anak cucu kami serta sahabat2 kami dengan kasih sayangMu... *Sesungguhnya hidup dan mati kami hanya karenaMu*_
*_Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin_*
#share from Pak Pandji 23 Februari 2020#
Wanita sangat istimewa kedudukannya dalam Islam
Ketika dewasa ia menjadi penyempurna setengah agama suaminya
Ketika tua surga di bawah kakinya
Ketika kecil anak perempuan akan menjadi penghalang neraka bagi orang tuanya
Bahkan bisa menjadi tetangga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di surga. Untuk bisa bertetangga dengan beliau disurga tidaklah mudah. Bertetangga di surga tentu berarti masuk surga yang tertinggi dan derajat tertinggi dengan beliau di surga. Diperlukan amalan yang banyak dan ikhlas, sebagaimana contoh kisah sahabat yang ingin bertetangga dengan beliau di surga, tetapi beliau berkata agar sahabat memperbanyak amalannya, yaitu memperbanyak sujud (shalat).
Dari Rabi’ah bin Ka’ab Al Aslami radhiallahu ‘anhu, ia berkata,
كُنْتُ أَبِيتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ فَقَالَ لِى « سَلْ ». فَقُلْتُ أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِى الْجَنَّةِ. قَالَ « أَوَغَيْرَ ذَلِكَ ». قُلْتُ هُوَ ذَاكَ. قَالَ « فَأَعِنِّى عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ
“Aku pernah bermalam bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku mendatangi beliau dengan membawakan air wudhu dan memenuhi hajat beliau. Lantas beliau bersabda, “Mintalah.” Aku berkata, “Aku meminta padamu supaya dapat dekat denganmu di surga (kelak).” Beliau berkata, “Atau ada selain itu?” Aku menjawab, “Itu saja yang aku minta.” Beliau bersabda, “Tolonglah aku dengan engkau memperbanyak sujud.”[1]
Bagi yang sudah dikaruniai dua anak wanita, berbahagialah, karena bisa jadi penghalang api neraka dan bisa menjadi tetangga/dekat dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di surga tertinggi
Beberapa ulama menjelaskan karena:
1. Mendidik agama anak wanita lebih sulit
Maksudnya adalah mendidik ilmu agama dan keteguhan hati. Bukan maksudnya mendidik ilmu dunia karena kita dapati banyak wanita yang lebih pintar dari laki-laki dalam berbagai disiplin ilmu.
2. Wanita memang lebih mudah tergoda/silau dengan dunia
3. Wanita tidak stabil secara emosi dan memang/”bengkok” dalam hadits
4. Sebagian orang merasa anak laki-laki lebih mudah diandalkan dan lebih banyak keuntungannya
Karenanya jika mendidik anak wanita dengan baik, agama, akhlak dan ilmunya serta kehormatannya sampai ia menyerahkan tanggung jawab kepada suaminya, maka balasannya sangat besar sekali sebagaimana dalam hadits berikut.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعَهُ
“Barangsiapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku” (Anas bin Malik berkata : Nabi menggabungkan jari-jari jemari beliau).”[2]
dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau berkata,
جَاءَتْنِى مِسْكِينَةٌ تَحْمِلُ ابْنَتَيْنِ لَهَا فَأَطْعَمْتُهَا ثَلاَثَ تَمَرَاتٍ فَأَعْطَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا تَمْرَةً وَرَفَعَتْ إِلَى فِيهَا تَمْرَةً لِتَأْكُلَهَا فَاسْتَطْعَمَتْهَا ابْنَتَاهَا فَشَقَّتِ التَّمْرَةَ الَّتِى كَانَتْ تُرِيدُ أَنْ تَأْكُلَهَا بَيْنَهُمَا فَأَعْجَبَنِى شَأْنُهَا فَذَكَرْتُ الَّذِى صَنَعَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَوْجَبَ لَهَا بِهَا الْجَنَّةَ أَوْ أَعْتَقَهَا بِهَا مِنَ النَّارِ
“Seorang wanita miskin datang kepadaku dengan membawa dua anak perempuannya, lalu aku memberinya tiga buah kurma. Kemudian dia memberi untuk anaknya masing-masing satu buah kurma, dan satu kurma hendak dia masukkan ke mulutnya untuk dimakan sendiri. Namun kedua anaknya meminta kurma tersebut. Maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dia makan untuk diberikan kepada kedua anaknya. Peristiwa itu membuatku takjub sehingga aku ceritakan perbuatan wanita tadi kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka”.[3]
Ketika dewasa ia menjadi penyempurna setengah agama suaminya
Sebagaimana Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نَصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي
“Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.”[4]
Maksud menyempurnakan agama adalah telah lebih terlindungi dari fitnah ujian syahwat dan zina, karena ia sudah menyalurkannya kepada yang halal, seorang wanita yang ia cintai yaitu istrinya.
Al-Qurthubi menjelaskan maksud hadits,
“Siapa yang menikah berarti telah menyempurnakan setengah agamanya. Karena itu bertaqwalah kepada Allah untuk setengah yang kedua.” Makna hadis ini bahwa nikah akan melindungi orang dari zina. Sementara menjaga kehormatan dari zina termasuk salah satu yang mendapat jaminan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan surga. Beliau mengatakan, ‘Siapa yang dilindungi Allah dari dua bahaya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, yaitu dilindungi dari dampak buruk mulutnya dan kemaluannnya.’[5]
Ketika tua surga di bawah kakinya
Ibu sangat dimuliakan dalam Islam, didahulukan tiga kali daripada bapak. Karena Ibu dengan pengorbanan dan kasih sayangnya tidak akan pernah bisa tergantikan. Seorang ibu mampu merawat sepuluh anak, akan tetapi sepuluh anak belum tentu mampu merawat seorang ibu. Karenanya berbakti kepada orang tua khususnya merupakan pintu surga terbaik. Bahkan surga di bawah telapak kaki ibu.
Kaum muslimin yang kami cintai karena Allah, perlu diketahui bahwa hadits terkenal yang beredar mengenai “surga di bawah telapak kaki Ibu” haditsnya adalah hadits dhaif/lemah, akan tetapi ada hadits lainnya yang lebih baik derajatnya yang menjelaskan hal yang sama, yaitu surga di bawah telapak kaki ibu.
اَلْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الأُمَّهَاتِ، مَنْ شِئْنَ أَدْخَلْنَ وَ مَنْ شِئْنَ أَخْرَجْنَ
“Surga itu di bawah telapak kaki ibu, siapa yang ia kehendaki maka akan dimasukkan dan siapa yang ia ingini maka akan dikeluarkan.” (Silsilah al-Ahadits adh-Dha’ifah, no. 593)
Kemudian kita jelaskan bahwa hadits dengan lafazh di atas adalah palsu. Dan ada juga yang lemah. (lihat: Dha’if al-Jami’ ash-Shaghir, no. 2666)
Hadits dengan sanad hasan dan makna sama yaitu,
عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ جَاهِمَةَ السَّلَمِيِّ أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ، وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيْرُكَ. فَقَالَ: هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا
Dari Mu’wiyah bin Jahimah as-Salami bahwasanya Jahimah pernah datang menemui Nabi lalu berkata: Wahai Rasulullah, aku ingin pergi jihad, dan sungguh aku datang kepadamu untuk meminta pendapatmu. Beliau berkata: “Apakah engkau masih mempunyai ibu?” Ia menjawab: Ya, masih. Beliau bersabda: “Hendaklah engkau tetap berbakti kepadanya, karena sesungguhnya surga itu di bawah kedua kakinya .
#share from Pak Pandji - 23 Februari 2020#
Renungan
Kalaupun ada, belum tentu mau membuka. Jika penghuninya tidak ada, ketukan pintu-mu akan sia-sia belaka.
Jikapun ada, semakin engkau ketuk, bisa jadi semakin memancing amarahnya.
Itulah jika engkau meminta pada manusia.
Jika engkau mengetuk pintu rahmat Allah, Allah selalu ada.
Dia tahu dan Dia mendengar semua yang mengatakan semoga
Jika engkau mengetuk sekali, Dia mendengar kisah hatimu.
Jika engkau mengetuk berkali-kali, Dia tahu engkau sangat mengharapkan- Nya.
Jika engkau semakin sering memanggil nama-nama-Nya, sungguh Dia telah mempersiapkan yang terindah buat-mu, hanya kadang engkau tidak sadari itu dan terburu-buru.
Indah yg terindah adalah mendapatkan setelah lamanya munajat dan penantian.
Jika engkau takut pada manusia, kamu akan lari darinya.
Jika engkau takut pada Allah, engkau justru akan semakin ingin mendekati-Nya.
Jika engkau sering meminta manusia, mereka akan menjauh dan menganggapmu hina.
Jika engkau sering meminta kepada Allah, Dia Maha Dekat dan engkau kian menjadi mulia.
Tetap Istiqomah dan Bahagia selalu....
Âmîn yâ Rabb al-'âlamîn
MasyaAllah
Subhanallah
Alhamdulillah
#sharing from Pak Endy - 23 Februari 2020#
Monday, January 20, 2020
Doa Turun Hujan
”Allahumma shoyyiban nafi’an”
[Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”.
(HR. Bukhari no. 1032)
(https://rumaysho.com/3759-doa-ketika-turun-hujan.html)
Sunday, January 19, 2020
4 syarat masuk syurga
Berilah aku taufik Ya Allah, untuk dapat mensyukuri nikmatmu.
2.Berbakti kepada orang tua.
3.Melakukan amal sholeh yg diridhoi Allah.
*Tdk sombong
*Tutur kata lemah lembut
*Akrab - tebarkan salam
*Anak yg sholeh (kesolehan secara personal dan sosial)
4.Orang yg tdk bakhil.
Amal ibadah yg dicintai oleh Allah adalah sedikit namun rutin.
Kajian Subuh - Masjid Al Hijr Bogor
Monday, December 30, 2019
Membuang Sikap Rakus
Engkau tidak patut bersikap rakus kepada manusia. Janganlah merampas apa yg menjadi hak mereka. Sikapmu itu adalah kemuliaan yg besar, kekayaan yg istimewa, kerajaan yg agung, keyakinan yg bersih, dan ketawakalan yg total dan benderang. Sikap ini merupakan salah satu pintu zuhud. Dengan sikap ini pula, wara' seseorang akan tergapai dan ibadahnya menjadi sempurna.
#reminderself
Sayangilah Dirimu
Hati-hati, jangan sampai selain TuhanMu mengalihkanmu dari Tuhanmu. Apapun selainNya jangan sampai mengalihkanmu. Jangan terpengaruh oleh selainNya karena Dialah yg menciptakanmu.
Janganlah berbuat zalim terhadap dirimu sendiri dengan mengutamakan selainNya daripada perintahNya sehingga membuatmu masuk ke dalam neraka yg bahan bakarnya manusia dan batu dan pada gilirannya dirimu akan menyesal.
Namun, sesalmu itu tidak berguna. Engkau memohon ampunan, tetapi ampunanmu tidak termaafkan. Engkau mengeluh, tetapi keluhanmu tidak ditanggapi. Engkau meminta dikembalikan ke dunia guna memperbaiki diri, tetapi tidak direstui.
Sayangilah dan kasihanilah dirimu. Jadikanlah segala sarana yang telah diberikan kepadamu, seperti akal, iman, pengetahuan, dan ilmu sebagai media untuk taat kepada Tuhanmu.
Tinggalkanlah Yang Meragukanmu
Rasulullah SAW bersabda,
"Tinggalkanlah hal yg meragukanmu dan beralihlah kepada hal yg tidak meragukanmu."
(HR. Tirmidzi dan Nasa'i)
Tinggalkanlah hal yg meragukanmu ketika ada hal yg sudah pasti bagimu. Ambillah dg penuh keyakinan sesuatu yg tidak mengacaukan & meragukanmu. Tinggalkan semua yg ada pada makhluk sehingga dirimu tidak menjadi peminta. Janganlah menaruh harapan kepada makhluk dan tidak perlu takut kepadanya. Ambillah karunia Allah yg tidak perlu diragukan lagi.
Bagimu, seharusnya hanya ada satu tempat meminta, satu pemberi, satu tempat berharap, satu yg ditakuti, dan satu wujud, yaitu Allah SWT yg menguasai semua kerajaan dan semua hati serta memiliki semua kekayaan makhlukNya.


