Saturday, September 22, 2012

Persepsi dan Respon Pemerintah dan masyarakat Indonesia terhadap kehadiran Organisasi Internasional Pasca Gempa Sumbar 2009


 BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang Masalah
               Pada hari Rabu 30 September 2009 terjadi gempa berkekuatan 7,6 pada Skala Richter dengan pusat gempa (episentrum) 57 km di barat daya Kota Pariaman (00,84 LS 99,85 BT) pada kedalaman (hiposentrum) 71 km. Pada hari Kamis 1 Oktober terjadi lagi gempa kedua dengan kekuatan 6,8 Skala Richter, kali ini berpusat di 46 km tenggara Kota Sungaipenuh pada pukul 08.52 WIB dengan kedalaman 24 km.Setelah kedua gempa ini terjadi rangkaian gempa susulan yang lebih lemah. Gempa pertama terjadi pada daerah patahan Mentawai (di bawah laut) sementara gempa kedua terjadi pada patahan Semangko di daratan.Getaran gempa pertama dilaporkan terasa kuat di seluruh wilayah Sumatera Barat, terutama di pesisir. Keguncangan juga dilaporkan dari Padangsidempuan, Medan, Kuala Lumpur, Singapura, Pekanbaru, Jambi, dan Bengkulu. Dilaporkan bahwa pengelolaan sejumlah gedung bertingkat di Singapura mengevakuasi stafnya.  Kerusakan parah terjadi di kabupaten-kabupaten pesisir Sumatera Barat, bagian selatan Sumatera Utara serta Kabupaten Kerinci (Jambi). Sementara Bandar Udara Internasional Minangkabau mengalami kerusakan pada sebagian atap bandara (sepanjang 100 meter) yang terlihat hancur dan sebagian jaringan listrik di bandara juga terputus. Sempat ditutup dengan alasan keamanan, bandara dibuka kembali pada tanggal 1 Oktober.Sejumlah hotel di Padang rusak, dan upaya untuk mencapai Padang cukup susah akibat terputusnya komunikasi.Korban tewas akibat gempa terus bertambah, dikhawatirkan mencapai ribuan orang.Namun demikian, hingga tanggal 4 Oktober 2009, angka resmi yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah 603 orang korban tewas dan 343 orang dilaporkan hilang. Pada tanggal 13 Oktober 2009, angka korban tewas meningkat menjadi 1.115 jiwa.Pertolongan yang sangat dibutuhkan oleh korban gempa terutama adalah kekurangan obat-obatan, air bersih, listrik, dan telekomunikasi, serta mengevakuasi korban lainnya.[1]


I.2. Tujuan
1.      Mendeskripsikan kehadiran dan peran organisasi-organisasi internasional dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat.
2.   Mendeskripsikan persepsi dan respon Pemerintah Indonesia (Pusat, Provinsi, Kota / Kabupaten) dan masyarakat Indonesia terhadap kehadiran dan peran organisasi-organisasi internasional dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat.
I.3. Rumusan Masalah
1.      Organisasi-organisasi internasional apa sajakah yang hadir dalam rangka penanggulangan bencana di Sumatera Barat?
2.      Bagaimana peran organisasi-organisasi internasional tersebut dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat?
3.      Bagaimana persepsi dan respon Pemerintah Indonesia (Pusat, Provinsi, Kota / Kabupaten) terhadap kehadiran dan peran organisasi-organisasi internasional tersebut?
4.    Bagaimana persepsi dan respon masyarakat Indonesia terhadap kehadiran dan peran organisasi-organisasi internasional tersebut?  
I.4. Landasan Teoritis dan Konseptual
1.      Bencana
 Pengertian Bencana menurut UU No.24/2700 tentang Penanggulangan
Bencana adalah rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan yang disebabkan oleh faktor alam dan atau faktor non alam  maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia,kerusakan lingkungan,kerugian harta,benda dan dampak psikologis.[2]

Pengertian Bencana menurut International Strategy for Disaster Reduction (ISDR) adalah suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat,sehingga menyebabkan,sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi,ekonomi,atau lingkungan dan melampaui kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumber daya mereka sendiri.[3]

2.      Penanggulangan Bencana
Penanggulangan Bencana berarti suatu kegiatan untuk tanggap terhadap bencana agar terjadi proses pemulihan kembali secara keseluruhan.Dalam penanggulangan bencana yang terjadi pasca Gempa Sumbar berbagai macam LSM lokal atau organisasi asing datang menunjukkan solidaritas kemanusiaannya.Proses penanggulanga ini dikoordinasi oleh BNPB agar proses penanggulangan mudah terkoordinasi.

3.      Organisasi Internasional
Organisasi merupakan sekumpulan dari beberapa  orang untuk menjalankan tujuan yang sama dan bekerja sama dalam hal untuk memenuhi tujuan tersebut.Dalam hal pencapainnya kerja yang dilaksanakan di bagi-bagi secara merata agar apa yang diharapkan bisa tercapai.Begitu juga dengan Organisasi Internasional merupakan organisasi yang dimainkan oleh aktor-aktor Internasional negara dalam suatu negara tertentu. . Organisasi internasional bisa dimanfaatkan sebagai agen pembawa kemajuan bagi negara dunia ketiga, tetapi juga dapat berfungsi sebaliknya. Organisasi internasional juga dapat dilihat sebagai alat negara maju untuk menguatkan kedudukannya sebagai pelaku eksploitasi masyarakat dunia ketiga

4.      Teori Peran
Teori Peran menggambarkan interaksi sosial dalam terminologi aktor-aktor yang bermain sesuai dengan apa-apa yang ditetapkan oleh budaya. Sesuai dengan teori ini, harapan-harapan peran merupakan pemahaman bersama yang menuntun kita untuk berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.[4]  
Kaitan antara teori peran dengan Organisasi baik Lokal maupun Internasional sangat berhubungan.Suatu Organisasi bisa diakui  exist kehadirannya jika melaksanakan perannnya sebagai organisasi berdasarkan landasan kerja di buat oleh organisasi tesebut. Hubungan Internasional menandakan bahwa negara satu dengan yang lain saling berhubungan dan bekerja sama.Dengan adanya peran yang dimainkan oleh Organisasi dari suatu negara selain memberikan positif image juga menambah kembali rasa solidaritas yang tingi antar sesama negara yang saling bekerja sama.
5.      Teori Persepsi
Persepsi adalah proses internal yang kita lakukan untuk memilih, mengevaluasi dan mengorganisasikan rangsangan dari lingkungan eksternal. Dengan kata lain persepsi adalah cara kita mengubah energi – energi fisik lingkungan kita menjadi pengalaman yang bermakna. Persepsi adalah juga inti komunikasi, karena jika persepsi kita tidak akurat, tidak mungkin kita berkomunikasi dengan efektif. Persepsilah yang menentukan kita memilih pesan dan mengabaikan pesan yang lain. Semakin tinggi derajat kesamaan persepsi individu,semakin mudah dan semakin sering mereka berkomunikasi, dan sebagai konsekuensinya semakin cenderung membentuk kelompok budaya atau kelompok identitas.[5]


I.5.  Metode Pengumpulan Data
1.  Stud
i Literatur
            Menggunakan data sekunder berupa buku, Koran, dan situs internet.
2.  Studi Lapangan
      Melakukan wawancara responden  dengan  relawan asing dari Mexico yang bersama organisasinya TOPOS,Tim Australia serta beberapa orang penduduk pariaman setempat.

BAB II
PEMBAHASAN
Kehadiran dan Organisasi Internasional Serta Persepsi dan Respon Pemerintah dan Masyarakat Indonesia Terhadap Organisasi Internasional dalam Penanggulangan Bencana di Sumatera Barat
             Gempa bumi Sumatera Barat 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 Skala Richter di lepas pantai Sumatera Barat pada pukul 17:16:10 WIB tanggal 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok, dan Kabupaten Pasaman Barat. Menurut data Satkorlak PB, sedikitnya 1.115 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.299 rumah rusak berat, 65.306 rumah rusak sedang, & 78.591 rumah rusak ringan.[6]
Berbagai informasi seketika terbang secepat kilat ke seluruh [pelosok dunia memberikan berita tebaru pasca gempa Sumbar.Tema yang tampil adalah Andalas Manangih.Melihat semua yang ada telah runtuh sejajar dengan tanah berbagai macam bantuan baik dari lokal maupun internasional langsung memberikan uluran tangan melalui program kemanusiaan.Berikut list INGO:

List of  Non Government’s
Organization



1.      Action Against Hunger
2.      Action Aid
3.      Action By Churches Together
4.      Adc Padang
5.      Adventist Development And Relief Agency
6.      Allied Recovery International
7.      Americares Foundation
8.      Appui (France)
9.      Arbeiter Samariter Bund
10.  Arbeiter Samariter Bund Deutschland
11.  Arbeiterwohlfahr
12.  Australian Aid International
13.  Belgian First Aid And Support Team
14.  Caritas Switzerland
15.  Caritas/Karina
16.  Catholic Agency For Catholic Development
17.  Catholic Relief Services
18.  Child Fund Indonesia
19.  Christian Aid
20.  Church World Service
21.  Concern Worldwide
22.  Cordaid
23.  Deniz Feneri / Turkey
24.  Dompet Dhuafa Australia
25.  Dompet Dhuafa Hongkong
26.  Education Concerns For Hunger Organization
27.  Emergency Architects
28.  First Response Indonesia
29.  Food For The Hungry (Fh)
30.  Foundation For International Deleopment Relief
31.  Gea Sar Turkey
32.  Global Aid Network
33.  Global Development Group
34.  Global Medic
35.  Goal
36.  Good Neighbors
37.  Gscf France          
38.  Habitat For Humanity International
39.  Handicap International
40.  Hands On Disaster Response
41.  Heks / Holianaa Swiss Interchurch Aid
42.  Help E.V. 
43.  Helping Hands Foundation
44.  Heus Italianna      
45.  Hilfswerk Austria
46.  Hivos Netherland
47.  Humanitarian Forum Indonesia
48.  Ihh Humanitarian Aid & Relief- Turkey
49.  Initiative For People In Need (Germany)
50.  Insaf Hrm
51.  International Catholic Migration Commission
52.  International Christian Reformed World Relief Community
53.  International Federation Of Red Cross / Red Crescent Societies
54.  International Medical Corps     
55.  International Relief And Development
56.  Intersos Italy        
57.  Islamic Relief       
58.  Island Aid
59.  Japan Emergency Ngo
60.  Johanniter International Assistance
61.  Kindernot-Hilfe   
62.  Lutheran World Relief
63.  Mahkota Medical Centre Hospital
64.  Malteser International – Germany
65.  Dompet Dhuafa Hongkong
66.  Education Concerns For Hunger Organization
67.  Emergency Architects
68.  First Response Indonesia
69.  Food For The Hungry (Fh)
70.  Foundation For International Deleopment Relief
71.  Gea Sar Turkey
72.  Global Aid Network
73.  Global Development Group
74.  Global Medic       
75.  Goal         
76.  Good Neighbors  
77.  Gscf France          
78.  Habitat For Humanity International
79.  Handicap International
80.  Hands On Disaster Response
81.  Heks / Holianaa Swiss Interchurch Aid
82.  Help E.V.
83.  Helping Hands Foundation
84.  Heus Italianna
85.  Hilfswerk Austria
86.  Hivos Netherland
87.  Humanitarian Forum Indonesia
88.  Ihh Humanitarian Aid & Relief- Turkey
89.  Initiative For People In Need (Germany)
90.  Insaf Hrm
91.  International Catholic Migration Commission
92.  Agency For Technical Cooperation And Development
93.  Aman Malaysia
94.  American Medical Doctors Association
95.  Ananda Marga Universal Relief Team
96.  Ananda Marga Universal Relief Team Ladies
97.  Asian Disaster Reduction Centre
98.  German Federal Agency For Technical Relif
99.  Gtz-Is Gitews
100.          International Rescue Committee
101.          Islamic Development Bank         
102.          The Japan Asian Assosiation An Asian Friendship Society
103.          Us Geological Survey



II.b.  Peran Organisasi-organisasi Internasional dalam Penanggulangan Bencana di Sumatera Barat.
Duka bumi Ranah Minang (Sumatra Barat, red) karena guncangan gempa 7,9 Skala Richter diikuti tanah longsor, Rabu (30/9) tidak saja menyentuh hati masyarakat, pemerintah dan pihak lain di Indonesia tetapi juga memunculkan solidaritas internasional membantu meringankan derita para korban.Tangis, jeritan, darah, derita dan nyawa warga Ranah Minang terdengar jauh menembus wilayah nasional hingga ke dunia internasional.
Bantuan dari masyarakat dan daerah di Indonesia serta dunia internasional datang susul menyusul untuk membantu warga Sumbar dan pemerintah daerah ini dalam masa tanggap darurat. Beberapa hari pasca bencana ini, puluhan hingga ratusan anggota tim SAR luar negeri berdatangan ke Kota Padang, Sumbar, dengan peralatan lengkap dan beberapa ekor anjing pelacak untuk membantu upaya pencarian para korban gempa di daerah itu.
Tim SAR itu datang dari Swiss, Australia dan Jepang yang dilengkapi peralatan berteknologi canggih termasuk anjing pelacak. SAR itu yakni Disaster Relief Team Japan, United National Insarag Swiss dan satu tim lagi dari Australia. Selanjutnya susul menyusul Bandara Internasional Minangkabau (BIM) didarati pesawat membawa ratusan tim SAR asing dan lembaga internasional lainnya yang juga membawa bantuan logsitik darurat ke Sumbar.
Tim SAR asing bersama SAR gabungan Indonesia kebanyakan fokus mencari korban gempa pada dua lokasi terparah di Sumbar, yakni Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.Pada kedua lokasi tersebut masih terdapat ratusan korban yang tertimpa reruntuhan dari bangunan berlantai dua dan tiga yang belum dievakuasi dan rumah-rumah yang ditimbun tanah longsor.Setelah sepekan membantu upaya pencarian dan evakuasi korban, organisasi-organisasi internasional itu kini lebih memfokuskan pada kegiatan kemanusiaan.Kegiatan kemanusiaan itu, meliputi perbaikan hunian atau rumah-rumah penduduk, penyediaan air bersih dan pengawasan terhadap makanan atau gizi.Selain itu, tindakan yang diambil untuk mempercepat pembersihan puing-puing bangunan yang roboh adalah tindakan yang benar.[7]

II.c.  Persepsi dan Respon Pemerintah Indonesia (Pusat, Provinsi, Kota / Kabupaten) Terhadap Kehadiran dan Peran Organisasi Internasional dalam Penanggulangan Bencana di Sumatera Barat.
Penanggulangan bencan untuk Sumbar pasca gempa Sumbar mendapat perhatian dunia.Pemerintah kota Padang,Pemerintah Pusat,NGO maupun INGO berperan sabagai memberikan bantuan secara langsung kepada para korban.
Bagi Pemerintah Kota/ Pusat bantuan dari berbagi pihak untuk penanggulangan bencana ini sangat membantu sekali karena untuk mengevakuasi para korban dari reruntuhan bangunan besar  diperlukan alat besar yang bisa untuk mengangkut korban tersebut sementara dai INGO yang ada memberikan bantuan langsung ke lapangan untuk proses evakuasi korban dengan memakai alat yang langsung di bawa dari negaranya sendiri.
Di samping pengevakuasian korban dari korban reruntuhan,warga Sumbar pasca gempa juga mengalami kekurangan air bersih karena kerusakan infrastruktur pada pipa  airnya.Sementara dari Tim Australia memberikan bantuan berupa penawar air laut yang diproses dan bisa diminum langsung airnya.
Dari kenyataan yang ada di lapangan segala keterlibatan yang dilakukan  INGO maupun memeberikan dampak positif bagi pemrintah karena jika pemerintah sendiri yang bekerja mungkin akan sangat lambat pemulihannya.
             
II.d.  Persepsi dan Respon Masyarakat Indonesia Terhadap Kehadiran dan Peran  
 Organisasi Internasional dalam Penanggulangan Bencana di Sumatera Barat.
Kehadiran INGO dalam penanggulangan bencana di Sumbar bagi masyarakat sendiri ada yang memeberi respon positif dan respon negatif.Pasca seminggu gempa,INGO itu melakukan bantuan kemanusiaan yang turut diakui masyarakat sangat terbantu ,seperti yang dikatakan salah seorang warga Pariaman sehari setelah gempa langsung datang relawan asing untuk memberi bantuan untuk bisa dikonsumsi serta mendirikan tenda bagi rumah bagi warga yang rumahnya runtuh.
Namun berjalan minggu kedua pasca gempa tampak ada suatu yang mengganjal di lapangan.Yaitu masalah misionarisasi yang memurtadakan orang Islam ke agama Kristen.
Menurut keterangan warga setempat, kejadian itu tidak berlangsung serta merta namun berjalan pelan dan pasti. Upaya pemurtadan ini dilakukan oleh sebuah LSM bernama Samaritan yang mendapat bantuan dari luar negeri (AS-red).Modus pemurtadan dengan mengajarkan anak-anak setempat pengenalan pada Modus lain yang dipakai adalah janji tawaran bantuan yang diberikan oleh LSM kepada warga setempat. Oleh LSM itu, warga sekampung dijanjikan akan selalu dipasok dengan bantuan logistik selama tiga tahun penuh dengan kehadiran 5 helikopter setiap hari non stop, minimal 2 helikopter. Serentak, sekitar 100 warga sepakat menandatangani nota bersama untuk mengusir dengan terpaksa LSM itu karena dianggap memaksakan kehendaknya untuk berganti keyakinan dan melanggar hukum.Pengaruh yang diperoleh warga kampung setempat, mereka harus rela berpuasa terlebih dahulu menunggu kiriman bantuan yang ditempuh dari jalur darat, mengingat kecilnya kemampuan para relawan dalam negeri dalam fasilitas.[8]
Kronologis ceritanya Sabtu tanggal 4 Oktober 2009 mulailah mendarat Helikopter dari Amerika Serikat yang berkerjasama dengan LSM Samarintan sebanyak 4 kali pendaratan dalam setiap hari dan mereka membuat Posko di daerah Korong Koto Tinggi
Pada awalnya Amerika Serikat yang berkerjasama dengan LSM Samaritan hanya sekedar mengantarkan bantuan saja sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, diantara bantuan yang mereka salurkan berupa logistik, tenda, alat-alat dapur, alat-alat pertukangan dan sebagainya.Namun beberapa hari sesudah itu akhirnya dalam istilah Amerika Serikat tidak ada makan siang yang gratis sehingga mereka mulai untuk melancarkan program-program misionaris dan pemurtadan.[9]

BAB III
PENUTUP
I.                   Kesimpulan
Tak ada yang bisa lari dari bencana.Seberapa tangguh negeri suatu Negarapun tak akan bisa mengalahkan kehancuran yang diakibatkan gempa ataupun bencana besar lainnnya.Ini menandakan bahwa kita sebagai manusia hanyalah makhluk lemah yang tidak bisa melakukan sesuatu sesuai keinginan kecuali dengan izinNYa.Dunia internasionalpun mengakui itu, sebagai bentuk konkritnya berbagai macam INGO berbondong-bondong datang ke Sumbar,Padang unutk menjalankan aksi kemanusiaannya.
Kerusakan infrastruktur bangunan rumah, kantor-kantor-kantor penting di Sumbar serta menurunnya aktivitas ekonomi membuat warga Sumbar terhambat aktivitasnya sementara  kelaparan melanda sebagian daerah yang terkena bencana.Namun hal itu belum tentu sebanding dengan hilangnya nyawa manusia yang tertimbun  runtuhan bangunan.Sebagai korban yang masih hidup patutlah kita mensyukuri karunia termahal ini yang tidak bisa dibeli dengan emas ataupun permata yang trililiuran harganya.
Dalam menyikapi bencana ini INGO berperan aktif untuk proses pemulihan Sumbar agar Sumbar bisa kembali seperti semula aktifitasnya.Selain pemerintah terbantu akan datangnya bantuan kemanusiaan INGO,hal ini juga membawa dampak positif di masyarakat Minang.Namun kesempatan ini dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang memiliki misi pribadi untuk memurtadkan Orang Islam.Kita semua diingatkan agar tak boleh lengah serta  lebih selektif dalam setiap bantuan yang datang. Sangat disayangkan ada dari saudara kita di Koto Tinggi yang telah terjerumus masuk Kristen .Hal yang perlu kita lakukan bersama-sama adalah dengan kembali menyadarkan diri akan setiap peristiwa bahwa itu merupakan ujian bagi kita semua.


DAFTAR PUSTAKA

·         "http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatera_Barat_2009"
·         Modul Khusus Komunitas Relawan dan BKM C35 PNPM Mandiri Perkotaan
·         Modul Khusus Komunitas Relawan dan BKM C35 PNPM Mandiri Perkotaan
·         PERSPEKTIF DALAM PSIKOLOGI SOSIAL,Hasan Mustafa
·         "http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatera_Barat_2009"
·         Hendra Agusta.2009.Solidaritas Internasional Bagi Ranah Minang,Harian Bertita Sore,10 Oktober 2009
·         Antimurtad.2009.Mediadan Informasi Perlawanan Terhadap Pemurtadan,27 Oktober 2009 www.gurukreatif.wordpress.com/Mewaspadai Gerakan Misionaris Pasca Musibah Gempa Sumbar/Bustamam Ismail on November 3, 2009
                                                                                           








[1] "http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatera_Barat_2009"
[2] Modul Khusus Komunitas Relawan dan BKM C35 PNPM Mandiri Perkotaan
[3] Modul Khusus Komunitas Relawan dan BKM C35 PNPM Mandiri Perkotaan
[4] PERSPEKTIF DALAM PSIKOLOGI SOSIAL,Hasan Mustafa


6"http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatera_Barat_2009"
[7] Hendra Agusta.2009.Solidaritas Internasional Bagi Ranah Minang,Harian Bertita Sore,10 Oktober 2009
[8] Antimurtad.2009.Mediadan Informasi Perlawanan Terhadap Pemurtadan,27 Oktober 2009
[9] www.gurukreatif.wordpress.com/Mewaspadai Gerakan Misionaris Pasca Musibah Gempa Sumbar/Bustamam Ismail on November 3, 2009

 


Karakter Organisasi Internasional dari berbagai sumber


No.
Nama OI
Karakter keanggotaan
Karakter ruang lingkup operasional
Karakter ruang lingkup keanggotaan
Karakter ruang lingkup operasional fokus isu
Karakter unik
lainnya
1
NAFTA
Alliansi Swasta
Perdagangan Bebas antara negara-negara di dalamnya
United States, Canada and Mexico
ECONOMY
Tidak ada pajak atas
 barang dagangan
yang berada pada
tiga wilayah negara itu.
2
NATO
Delegasi Resmi Negara-Negara NATO
Eropa
Negara Eropa,United States and Canada
Melawan pengaruh komunisme di Eropa(stlh PD II) & menjaga perdamaian kawasan Eropa(saat ini)
Walau ruang Lingkup
operasional Fokus
 isunya Pada kawasan
Eropa,namun United
 States Dan Canada
Juga turut Menjadi
Anggota Dari organisas
Ini.
3
OPEC
Delegasi Resmi Negara-Negara OPEC
Penghasil Minyak Dunia
Algeria,Libya,Nigeria,Indonesia,Iran,Iraq,Kuwait,Qatar,Saudi Arabia,United,Venezuela.
Minyak
Negara-negara OPEC menyediakan 40% lebih minyak dunia.
4
UNITED NATIONS
Delegasi resmi Negara-Negara UN
Menjaga keamanan dunia erta mencegah adanya perang dunia.

Perdamaian Dunia

5
European Union
Delegasi resmi Negara –Negara European Union
Politik,Ekonomi,dan Sosial
Kumpulan Negara-negara Eropa
Menghargai hak serta menjaga lingkungan
Individu bisa berpindah tempat dari suatu negara
ke negara lain kawasan
Eropa tanpa harus
Menggunakan Paspor,
Alliansi ekonomi terbesar di dunia.
6
Red Cross and Red Crescent
Kelompok Swasta
Seluruh dunia
Dari 181 negara,red cross (PMI)punya umat crisitiani,red crescent (Bulan Sabit Merah)punya umat Islam
Kegiatan bantuan kemanusiaan(posko Relawan)akibat perang ataupun bencana alam
Relief to some 233
million beneficiaries
 each year.
7
Organization of American States
Delegasi Resmi Negara
  North America, Central America and South America.

America Utara, America Tengah and America Selatan
Promotes peace, justice and solidarity on North America, Central America and South America.
Promotes democracy among the member nations.
Promotes economic stability.
Is currently trying
to remove
land mines in
central America.
8
ASEAN
Delegasi Resmi Negara
Kawasan Asia Tenggara
Kumpulan Negara –negara Asia Tenggara
accelerate and encourage the economic  growth, social progress and cultural development of the countries in the region
Perdamaian
9
League of Arab States
Delegasi Resmi Negara
Negara Arab
Kumpulan Negara-negara Arab
Politik dan Kepentingan Umum Negaranya
Asosiasi negara
Volunter.
10
Common wealth of States
Delegasi Resmi Negara Bagian Amerika Serikat
Negara Bagian Amerika Serikat
Kumpulan Negara  Bagian Amerika Serikat
advance democracy, human rights, and to promote sustainable economic growth and social development.
share the same
language and legal system & also
share a military
 alliance.
11
African Union
Delegasi Resmi Negara Afrika
Negara Afrika
Kumpulan Negara-negara  Afrika
Melawan kemiskinan,kelaparan,korupsi,menjaga lingkungan serta melawan HIV/AIDS

Upload tugas tentang Mahatma Gandhi (India)


1.Mekanisme dan prosedur yang ditawarkan pemerintah Inggris untuk menanggulangi konflik Islam dan Hindhu di India serta akibat yang muncul dari usulan itu:
Pada Februari 1942 Pemimpin Parlemen Rendah dan calon perdana menteri dari partai  buruh Sir Stafford Cripps membawa tawaran status dominion yaitu status kemerdekaan untuk India jika  mau membantu Inggris memenangkan perang , salah satu persyaratannya adalah jika salah satu propinsi tidak berkehendak bersatu dengan dominion,provinsi itu boleh “memilih keluar”.Tawaran yang ia ajukan di hadapan Kongres tidak berbuah baik bagi Inggris,karena salah satu persyaratannya  itu dianggap sebagai pintu darurat yang disediakan Inggris bagi Pakistan akibatnya misi pribadi yang ia miliki tidak tercapai yaitu untuk mendapatkan posisinya sebagai perdana menteri dari Partai Buruh.
Dari semua tawaran yang diajukan Inggris untuk meredam konflik Hindhu-Muslim  pada India tidak berbuah sama sekali, sehingga Gandhi maupun India merosot kepercayaannya terhadap setiap tindakan dan perkataan yang diajukan Inggris,sampai –sampai ada imbauan untuk Inggris  agar meninggalkan India dengan tertib yang dikenal dengan nama “Tinggalkan India”.Akibat dari gerakan tinggalkan India itu Inggris menganggap India sebagai musuh.
Inggris yang waktu itu menduduki posisi pemerintahan di India merasa dikhianati karena India tidak sama sekali mendukung tawaran yang ia ajukan.Betapa tidak ,bagaimana mungkin saat kondisi Perang Dunia yang melibatkan Inggris,ia tidak punya taktik untuk mengusung kekuatan dengan cara apapun termasuk dengan cara memberi tawaran terhadap India untuk meredam konflik dengan berperang dengan syarat agar seluruh pasukan sekutu India menjadi bonekanya Inggris yang juga berperang di tanah India untuk meredam konflik sekaligus berperang melawan sekutu dunia saat itu.Jadi sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
Mengusahakan demokrasi di dunia begitu kata Inggris namun India yang menjadi tempat jajahannya Inggris tidak diberi demokrasi  dan kemerdekaan malahan ibarat sebuah negara  yang dimanfaatkan hanya untuk kepentingan pribadi.Apa yang ditawarkan oleh Inggris kepada India adalah sekedar taktik belaka untuk menambah kekuatannya.Kenyataannya tawaran yang Inggris berikan tidak membawa dampak positif untuk negeri tersebut sebaliknya malah membuat negeri itu menjadi negeri yang tak kunjung selesai konfilknya dan semakin bertambah korban jiwa.Padahal semua warga India ingin diakui sebagai negara yang merdeka  namun semenjak Inggris yang menduduki kursi pemerintahan itu India seperti ungkapan “Hidup Segan Matipun Tak Mau”.Bahwa selama orang Inggris masih ada di India konflik tidak pernah meredam ia justru akan menjadi agen adu domba antara sesama warga di India.
2. Mekanisme dan prosedur yang dianjurkan pemerintah Inggris untuk menanggulangi konflik Islam dan Hindhu di India serta akibat yang muncul dari usulan itu:
Apa yang ditawarkan oleh Inggris tidak membawa perubahan baik sehingga semakin lama kepercayaan Gandhi kepada Inggris semakin berkurang.Melihat keadaan yang semakin menyedihkan di negaranya ia mengambil alih untuk angkat suara pada Inggris bahwa konflik ini bisa diselesaikan dengan tindakan tanpa kekerasan serta berhenti berperang karena dengan perang permusuhan tidak akan terselesaikan justru malah membuat manusia semakin menjadi manusia buas demi egonya masing masing agar terpenuhi. Gandhi tidak ingin ada pertumpahan darah di negara India walaupun berbeda agama ,namun setiap manusia itu adalah sama dan layak diperlakukan dengan kasih sayang dan cinta,untuk itu agar tidak terjadinya pertumpahan darah,ia yang berkebangsaan India menganjurkan supaya konflik meredam antara Muslim dan Hindhu yaitu dengan memakai metode ahimsa yang berarti menentang kekerasan.
Di bulan Desember Gandhi mengusulkan kepada Jinnah untuk mencabut Hari Pembebasan tanggal 22 Desember 1939 “Hari Jumat” sebagai tanda bahwa rezim Kongres Berakhir karena menurutnya itu akan memperburuk konflik antara Muslim dengan Hindhu.Melihat kerusuhah yang terjadi di daerah Sind yang mayoritasnya Muslim, Gandhi menyarankan agar anggota Kongres pada Parlemen Karachi membentuk “Brigade perdamaian”pada daerah yang paling parah di propinsi yang sedang perang serta mempertaruhakn nyawa mereka dalam upaya membujuk unsur-unsur kriminal agar tidak melakukan pembunuhan.Namun apa yang diajukan Gandhi tak di gubris oleh anggota kongres karena mereka menganggap itu usulan yang gila dan anggota kongres tidak punya nyali kuat untuk melakukannya.
Tanggal 8 Agustus 1942,usulan Gandhi mengenai Satyagraha diterima Kongres dengan suara bulat.Tujuan dari Satyagraha ini adalah upaya penarikan diri dari pemerintahan Inggris dan mencapai kemerdekaan bagi seluruh India dengan  slogan yang ia buat “Lakukan atau Mati”.Sebelumnya ia meyakinkan kepada seluruh anggota Badan Kongres India bahwa “jika kita sudah cukup berkorban dan membuktikan kekuatan kita, orang Inggris akan memberikan kita kemerdekaan”.Namun sebelum fajar Gandhi dan seluruh anggota yang terlibat ditangkap oleh Inggris dan dikurung dalam Istana tua yang berisi rawa-rawa tempat sarang malaria selama kurang lebih dua tahun.Alasan Inggris tidak memberi kemerdekaan kepada India yaitu karena Inggris merasa telah dikhianati karena semenjak gerakan “Tinggalkan India” dan tidak ada dukungan untuk Sekutu dalam perang dunia melawan Jerman dan Italia.
Di dalam penjara ia juga menyarankan kepada Inggris agar mundur dan menarik semua pasukannya dan pasukan Sekutu dari India sementara respon dari tawaran Gandhi dianggap gila atau pengkhianatan oleh Kabinet Churcill karena London juga terancam serangan saat itu.
Selepas dari kurungan sel selama kurang lebih dua tahun Gandhi mengadakan pertemuan dengan Jinnah di bulan September .Ia seorang kebangsaan India Muslim yang  mewakili  suara  Liga Muslim yaitu sebuah organisasi yang cukup berpengaruh di India untuk membicarakan tindakan selanjutnya dalam penyelesaian konflik ini.Dari pertemuan itu Gandhi menyatakan bahwa selama Inggris masih ada di India dan menimbulkan permasalahan,warga Muslim dan Hindhu tidak akan pernah berhenti menyerang satu sama lain.”Oleh karena itu,syarat pertama bagi pelaksanaan hak untuk menentukan diri sendiri adalah tercapainya kemerdekaan melalui usaha bersama dari seluruh partai dan kelompok yang membentuk India.Sementara dari pihak Jinnah menyatakan bahwa hal itu bisa terselesaikan dengan penentuan diri sendiri sebagai satu bangsa dan bukan sebagai satu uni teritorial,bahwa bangsa Muslim berhak melaksanakan Hak hak Dasar yang merupakan Hak lahir mereka .Baik Gandhi maupun Jinnah sama-sama sudah tua dan mereka memiliki impian masing-masing.Impian Gandhi adalah ingin menyelamatkan Ibu Pertiwi India dari kehancuran karena perpecahan,sedangkan impian Jinnah adalah mengusahakan agar anak Pakistan terlahir melalui perpecahan India.Dua perbedaan pendapat ini masih belum menemukan titik temu.
Akhirnya UU Kemerdekaan India disetujui oleh Parlemen Inggris pada tanggal 17 Juli 1947.UU itu mengesahkan pembelahan India Inggris sepanjang garis perbatasan yang ditentukan oleh komisi juri Hindhu dan Muslim,yang diketuai oleh Sir Cyril Racliffe,seorang ahli hukum London.Ketidak setujuan Gandhi akan pemisahan ini malah akhirnya menjadi realisasi karena adanya dukungan dari beberapa Menteri termasuk Nehru yang pernah menjadi murid politiknya,perbedaan ideologi antara keduanya membuat mereka jarang pernah bersatu dalam soal pendapat.
Pupus sudah impian Gandhi untuk membuat India tidak pecah.Semua ini sudah menjadi nyata di depan matanya tapi walau demikian ia tetap menganggap bahwa India baik Pakistan serta Hindhustan merupakan Ibu Pertiwi baginya yang tetap ia jadikan sebagai sejarah dalam hidupnya.Gandhi yang memegang teguh prinsip Satyagrahanya (kebenaran) ia yakin bahwa setiap manusia harus diperlakukan dengan cinta dan kasih sayang karena manusia  memiliki hak yang sama dalam hidupnya.Oleh karena itu ia sangat menentang perang karena di dalamnya terdapat permusuhan,kebengisan,pembunuhan yang sangat bertentangan dengan prinsipnyayang menyebabkan kehancuran.

 3.Mengapa sekalipun yang dirancang dan diusulkan Gandhi diakui sebagai sesuatu yang hebat oleh dunia namun tidak banyak yang menerapkannya untuk memecahkan konflik di negaranya?
Secara konsep dan pemikiran tawaran yang Gandhi ajukan sangat bermanfaat.Prinsip yang ia kemukakan tentang Satyagraha (kebenaran) dan metode Ahimsa tidak terlepas dari ajaran ia yakini bahwa setiap manusia layak diperlakukan sama dengan cinta dan kasih sayang.Ajaran ini memberinya semangat untuk menyelesaikan konflik saudara itu.Apa yang Gandhi yakini dalam agamanya mengenai cinta kasih tersebut juga terdapat dalam agama Islam yang prinsip dan nilai-nilai ajarannya bersifat universal.Jujur,peduli,amanah,tanggung jawab,kerja sama begitu juga dengn kasih sayang dan meperlakukan  dengan adil dan baik kepada sesama manusia sekalipun non Muslim..Apa yang menjadi nilai tersebut tidak terlepas dari Asmaul Husna.Semua manusia pada dasarnya adalah sama yang membedakan dia berbeda agama adalah karena keturunan yang ia dapati.
Berangkat dari nilai-nilai mulia tersebut jika itu bisa terwujud oleh masing-masing individunya apa yang diharapkan untuk kedamaian bisa terlealisasi.Agar bisa seimbang antara hak yang berbeda tadi bisa terlaksana dengan saling menghargai hak masing-masing.Apa yang terjadi di India merupakan perpecahan yang tidak mendapatkan titik temu.Perbedaan yang terjadi karena masing-masing kelompok Hindhu dan Muslim saat itu membuat jurang antara mereka sehingga tidak bisa diselesaikan bersama.Padahal secara manusiawi unutk membentuk suatu kekuatan melawan penjajahan perlulah digabungkan kekuatan karena dengan bersama-sama masalah yang tadinya berat sekalipun akan menjadi ringan jika diselesaikan bersama.Perbedaan yang ada bisa dijadikan kekuatan untuk menyelesaikannya karena dengan itu kita menjadi lebih berfikir untuk dewasa lagi dalam bertindak.
Namun tawaran  ideal menurut gandhi belum tentu Ideal menurut yang lain teruatama pihak-pihak yang ada saat itu dan turut memperjuangkan nasib India.Banyak yang tidak setuju dengan tawaran Gandhi.Adanya perbedaan pendapat tersebut membuat yang lainpun turut merespon terhadap kejadian tersebut.Gandhi yang berpendapat bahwa konlik bisa diredam dengan melawan tanpa kekerasan yaitu dengan cara memberi kemerdekaan pada India tanpa adanya pemecahan antara Pakistan dengan Hindhustan.
Sementara Inggris yang menduduki pemerintahan di India saat itu tidak setuju dengan pendapat Gandhi karena jika itu disetujuinya maka Inggris akan mendapatkan kerugian karena saat itu ia terlibat dalam Perang Dunia dan menjadi salah satu negara yang sedang mencari kekuatan bantuan ,jika itu diterima maka Inggrispun akan kekurangan bantuan dan taktik yang ia rencanakan akan jadi sia sia.Taktik yang Inggris rencanakan jika India mau menerima tawaran perang tersebut maka militer India akan dimanfaatkannya juga untuk membantunya dalam Perang Dunia.Sebaliknya jika tawaran Gandhi yang “anti kekerasan” diterima maka tidak akan ada perang dan tidak akan ada militer yang turun tangan,hanya Gandhi serta para pengikutnya yang menghandle sehingga tidak akan ada militer India yang bersekutu pada Inggris. Sementara di negara India sendiri tawarannya tidak diterima karena ketidaksepahaman antara warga yang ada,baik Hindhu maupun Muslim yang ada di India masih memiliki perbedaan pandangan soal penyatuan terutama Hindhu fanatik sampai-sampai karena menganggap bahwa apa yang Gandhi tawarkan hanyalah berpihak ke Muslim saja, sebagai bentuk ketidaksetujuannya,Gandhi dibunuh oleh salah seorang fanatik Hindhu yang bernama Goodse.Ada juga anggota kongres yang pada saat itu mengusulkan agar salah satu Muslim menjadi sebagai anggota kongres hal itu mendapat respon negatif bagi kalangan Hindhu karena tidak mungkin air dan minyak menjadi satu.Belum ada ikatan satu hati antara warga India yang Hindhu dengan Muslim sehingga apa yang ditawarkan Gandhi tidak direalisasikan bersama-sama,banyaknya pertimbangan mengakibatkan tidak menemukan satu kepastian.Jadi kesimpulannya ideal secara teori belum tentu ideal secara nyata.

(29/9/2009)