Pagi ini tepatnya tgl 25/4/2016 karena kepentingan untuk membuat Surat Keterangan Bebas Narboka aku mulai searching dulu dimana tempat yg terdekat dan termurah buat pengurusan SKBN.
1.Di RS Al Mintoharjo Benhil karena RS in terdekat dengan lokasiku. Prosedurnya adalah :
-Registrasi Umum dlu di Gedung A untuk mendapatkan formulir terkait SKBN.
-Diarahkan ke Poli Terkait dengan membawa formulir, di sini dikenakan biaya Rp.100 rb lebih.
-Setelah dpt rujukan dari Poli akan diarahkan untuk ke laboratorium. Biaya Rp.200 rb lebih.
-Tunggu hasil dari lab kalau ga ngantri berdasarkan info sih 1 jam. Tapi kayanya bisa lebih deh.
-Hasil dari lab dikasih lagi ke Poli setelah itu kita bisa terima deh hasil cek SKBNnya dari Poli tersebut.
-Jadi total biaya Rp.300 rb lebih.
Kesimpulan: Kenapa harus melewati Poli dulu sih, sepertinya agar ribet memang prosedurnya. Coba kalau bisa langsung ke Laboratoriumnya aja tanpa melewati Poli untuk periksa SKBN biayapun bisa lebih ramping. Tapi setelah aku konfirmasi ke petugas ternyata memang tidak bisa.
2.BNN Cawang.
Tahun 2015 aku pernah buat SKBN di sini untuk kepentingan yang sama yaitu melamar pekerjaan. Hanya dikenakan biaya Rp.125 ribu untuk umum. Itupun hanya untuk membeli alat tes narkobanya yang bertempat di koperasi BNN langsung. Hanya menunggu satu jam setelah periksa urin. Hasilpun keluar.
Pagi ini tgl 25/4/2016, aku mencoba menghubungi call center BNN dengan no 02180880011 (sumber web bnn.go.id) Sebelumnya dapat isu kalau 2016 ini BNN tidak membuka untuk umum lagi dalam hal tes SKBN. Dan setelah aku hubungi ternyata memang tidak lagi. Sayang sekali BNN tidak melayani umum lagi hanya untuk internalnya saja. Petugas call center pun tidak mendapatkan info lebih lanjut hal ini berlaku sampai kapan.
Note: Buat jaga jaga tetap dibawa aja seperti pas photo, foto kopi ktp, dll. (buat jaga jaga aja ya)
Sekian infonya buat kamu yang sedang dalam urusan yang sama. Semoga bermanfaat. 😃
Monday, April 25, 2016
Wednesday, February 24, 2016
Sukses itu Apa Sih ?
Kesuksesan adalah salah satu hal yang diinginkan setiap orang. Setiap orang punya versi dan definisi yang berbeda untuk memaknai kesuksesan. Termasuk halnya saat aku sedang berdiskusi dengan adikku. Berikut percakapan kami. Semoga bermanfaat ?
"Dek
gw pengen coba apply ke sini, senior gw dia udah sukses lho dek
sekarang. Teh, sukses itu bukan dilihat dari orang lain, tapi menurut diri lu
sendiri. Lu liat orang sukses bisa beli rumah, jalan jalan kesana kemari
keliling Eropa ternyata pake uang korupsi. Itu yang dinamakan sukses? Lu liat
orang orang pake mobil termahal keluaran edisi terbaru, itu yang dinamain
sukses? Lu liat orang beli jam bermerek ternyata tagihan kartu kreditnya banyak
di mana mana dan dia dikejar kejar collection, karena ga bisa bayar, itu yang
dinamakan sukses?"
Sukses itu bukan dari yang dilihat
orang lain, tapi menurut dirilu sendiri.
1. Sukses
itu saat lu bisa mencukupi semua kebutuhanlu sendiri tanpa ada membebani orang
lain lagi termasuk keluarga.
2. Sukses
itu lu bisa enjoy dengan pekerjaan yang lu lakukan dan lu bisa nyaman dengan
pekerjaan yang lu lakukan tanpa adanya keterpaksaan.
Saat
lu bisa memenuhi semua kebutuhanlu sendiri dengan jerih payahlu sendiri dan lu
nyaman dengan pekerjaan yang lu lakukan itu yang dinamakan sukses teh. Bukan
ikut ikuttan dengan orang lain, bukan ikut ikuttan karena orang lain memilih
itu terus kita milih juga, eh ternyata pun kita dengan keterpaksaan melakukannya
dan membebani orang lain, itu ga sukses teh namanya.
Konsep
sukses yang sederhana tapi mendalam banget artinya, bisa la konsep ini menjadi alat ukur untuk mengetahui seberapa jauh hasil jerih payah kita dan seberapa suksesnya diri kita.
Hmmm... Daleeem.
Betul Ga?
Hmmm... Daleeem.
Betul Ga?
Wednesday, August 5, 2015
#69TahunBNI
#69TahunBNI “Berprestasi dan Berbagi untuk Negeri
“Pelayanan
Cabang BNI Kampus dan Call Center 1500046”
Siapa yang tidak kenal
dengan Bank BNI ? Bank BNI merupakan Bank pertama yang dimiliki oleh Pemerintah
Indonesia sejak tahun 1946. Berdirinya Bank BNI hingga menjadi Bank yang tetap diandalkan
oleh Pemerintah Indonesia bahkan telah memiliki cabang di belahan dunia
Internasional tentunya telah melewati proses yang sangat panjang dan tantangan
yang sangat banyak. Sudah tentu semua warga Indonesia bahkan dunia
Internasionalpun kenal dan aware
dengan kontribusi yang diberikan oleh Bank pertama Indonesia ini.
Bagi saya pribadi,
kehadiran Bank BNI sejak kuliah hingga kini sangat membantu sekali. Diawali
dengan paksaan dari kampus karena harus menggunakan rekening BNI Taplus
Mahasiswa sebagai rekening pembayaran uang kuliah, saya akhirnya terbiasa
menggunakan jasa perbankan yang satu ini. Dari yang tidak mengenal sama sekali,
hingga akhirnya menjadi dekat karena setiap urusan kampus yang berhubungan
dengan financial, saya selalu
melibatkan Bank BNI untuk membantu mempermudah urusan saya.
Pertama kalinya saya
mengenal BNI yaitu sejak pertama kali masuk kuliah. Tepatnya saat melakukan
pembayaran awal sebagai mahasiswa baru. Dengan kepolosan saya waktu itu, saya
tidak tahu apa apa untuk masalah yang satu ini. Kepolosan saya menghantarkan
saya langsung untuk bertanya pada orang orang di sekeliling terlebih dahulu
bagaimana cara lakukan pembayarannya. Akhirnya saya ditemani oleh salah seorang
teman untuk melakukan pembayaran melalui cabang BNI yang ada di Pusat Kegiatan
Mahasisa yang lokasinya ada di lingkungan kampus. Pelayanan mereka terhadap
anak baru yang akan masuk kuliah sangat ramah. Hal ini membuat saya nyaman dan
siap untuk mengikuti tahap selanjutnya sebagai mahasiswa baru.
Tidak hanya berhenti di
sana, setiap saya melakukan pembayaran untuk uang semesteran saya juga selalu
datang ke cabang BNI kampus. Yang membuat saya betah berlama lama dan nyaman di
dalam cabang, meski ruangannya kecil, yaitu budaya antri dan kenyamanan. Budaya
antri di sini sangat diutamakan, dimana setiap nasabah yang masuk selalu
mengambil nomor antrian di bagian meja yang telah disediakan serta yang
diarahkan oleh satpam BNI. Walau hanya setor dana dalam jumlah yang tidak besar
customer service maupun teller BNI tetap melakukan pelayanannya dengan baik
kepada kami yang masih berstatus mahasiswa saat itu.
Selain budaya antri,
kenyamanan sebagai nasabah saat transaksi di cabang, saya juga turut apresiasi
terhadap layanan BNI Call 1500046. Karena bagi saya, selain melayani 24 jam,
layanan ini sangat membantu nasabah di saat kita benar benar membutuhkan.
Apa
itu layanan BNI Call 46 ?
Layanan
BNI Call 46 adalah layanan Bank BNI by phone
yang melayani nasabah selama 24 jam. Setiap customer yang menghubungi layanan ini akan dilayani by phone
perihal kebutuhan yang sedang dibutuhkan baik itu berupa produk produk
perbankan, produk kartu kredit, produk KPM atau KPR, investasi, blokir kartu
dan lainnya.
Siapa
saja yang boleh mendapatkan pelayanan BNI Call 46 ?
Tidak
hanya nasabah BNI 46 yang bisa mendapatkan pelayanan ini dengan baik. Setiap
orang yang tertarik dengan produk Bank BNI maka bisa menghubungi BNI Call 46 untuk mendapatkan informasi
lebih lanjut. Setiap kita tentunya akan dilayani layaknya nasabah oleh officer BNI Call 46. Karena BNI Call
46 tidak membatasi siapapun yang ingin menghubungi layanan ini.
Kapan saat yang tepat untuk mengubungi
layanan BNI Call 46 ?
Kapanpun,
dari manapun dan dengan alat komunikasi apapun baik itu by mobile phone, no
telepon kantor, no telepon rumah tetap bisa menghubungi layanan BNI Call 46. Hanya dengan menekan tombol
1500046 anda akan dilayani oleh officer
sesuai kebutuhan Anda saat itu.
Mengapa
perlu ada layanan BNI Call 46 ?
Bagi
saya layanan ini sangat membantu. Karena setiap nasabah pastinya punya
keterbatasan waktu misalnya saja ingin lakukan pergantian kartu baru, nasabah
bisa cukup menghubungi pusat informasi BNI
Call 46 untuk mempersiapkan persyaratan apa saja yang diperlukan, sehingga
bisa lebih efisien saat akan langsung datang ke cabang.
Bagaimana
caranya saya menghubungi layanan BNI Call 46 ?
Cukup
menghubung 1500046, Anda akan langsung tersambung dengan officer BNI.
Selama menjadi nasabah
BNI itulah kemudahan dan kenyamanan transaksi sebagai nasabah yang sudah saya
dapatkan. Semoga kedepannya BNI tetap menjadi Bank terdepan yang bisa
menginspirasi bank bank lain dalam hal kinerja, pelayanan dan service perbankan lainnya. Terima Kasih.
Thursday, July 30, 2015
For my Presentation ICCA (International Contact Centre Association)10 February 2015
Good morning Sir & Madam
I
would like to say thank you for coming in my presentation. It’s great to see
you all today. My name is Dewy Sartieka. I graduated from International
Relation Program, Faculty of Politic
and Social Science, Andalas University
on 1 June, 2013.
I have joined this company as an OJT
Banking for reguler on November 2013 and became an agent on February 2014. And
on September 2014 I was moved in Priority Banking and became an agent on
Desember 2014. As a Phone Bangking Officer Priority my job can be called as
multitasking skill because with this role I must master more than one skill
such as banking skill, credit card skill, and language skill. But right
know I will emphasize my job as an English
agent here. Become an English agent is something new for me because with this role I must
handle foreign people with using English language. Make them understand about
our information that they needed. Of course when I handle foreign customers for
the first time I made mistakes, but
still I want to make them understand
from what I mean and I must understand what they were talking about so that I
can give the appropiate solutions for their problems. This is become a
challenge for me, because I know foreign people are from different country with
their dialect language and it is not
easy to understand especially when you handle a foreigner from India, Japan or
China. Each of them has a uniq dialect.
So that, to overcome this challenge
I train my self using English language both in active or passive into some
exercises. I was very helpful when I was joined the ILP course and this course give a
postive impact to make my English better. Beside that, I train my self to
discuss with friends, listening and watch foreign movie with no translation or
English subtittle. And also when I have some cases at office although in
Bahasa, I try to translate it into English language and make a report on my
note book. Right know, when I handle foreign people again, it will not make me
afraid anymore. I know the trick how to handle them. And one of them point is
slowly but sure not to be hurry. Make a clear
intonation when make a confirmation
eventhough you must give a space
word by word, because you are the master ceremony on the speaking and you must
understand what their problems so that you can
give them appropiate solutions.
So, why me ? Why I must join and be
choosen in this ICCA (International Contact Centre Association) ? Because I ready for study a new thing and I
have good motivation for progress and growing, eager to learn, and can work
with a team (team work) or by myself. Thank for very much for your kind
attention.
Wassalam wr wb.
Wednesday, July 29, 2015
Saya terima rotinya eh nikahnya (19 plus)
Buku karya Boim Lebon "19 plus saya terima rotinya eh nikahnya". Cocok buat kamu yang lagi galau tentang jodoh dan bertanya tanya. Dimana ya nanti ketemu jodohku? Siapa ya jodohku? Terus gimana kita bisa tau kalau itu jodoh kita?
Ada yang bilang, kalau jodoh kamu itu tandanya saat kamu ngobrol sama dia kamu dapat chemistrynya maksudnya kamu nyambung kalau ngobrol ama dia, dan rasanya plong kalo udah curhat sama dia. Lalu ad juga yang bilang, saat kamu jalan sama dya kamu merasa nyaman dan merasa terlindungi, ga ada perasaan was was. Ada juga yang bilang kalau muka kalian mirip itu berarti jodoh
Dan masih banyak lagi.
Nah buku ini punya jalan ceritanya sendiri untuk merangkai kisah bagaimana Fida menemukan jodohnya. Di saat ia sudah mulai tertarik dengan seorang pria dan merasa ada ketertarikan yang sama ia sangat yakin kalau itulah jodohnya. Saking yakinnya kalau tu cowok juga suka sama Fida dan bakal ngelamar Fida, Fida rela menolak lamaran yang datang dari pria lain atas persetujuan ayahnya. Tapi sangat disayang, tu cowo ternyata udah punya tunangan. Kebayangkan gimana perasaannya? Bagaikan langit runtuh dan sakitnya tuh disini.
Ternyata Allah punya caranya untuk mempertemukan Fida dengan jodohnya hingga akhirnya Fida pun menikah.
Surat Keterangan Berbadan Sehat untuk Mencari Kerja
Aku pengen
share pengalaman mengenai proses pembuatan Surat Keterangan Berbadan Sehat. Perlu
di garis bawahi bahwa Surat Keterangan Berbadan Sehat dan Surat Keterangan
Bebas Narkoba itu beda banget lho. Untuk masalah perbedaannya nanti bakal aku
bahas.
Sekarang yang pengen
aku bahas di sini adalah share pengalaman bagaimana proses pembuatan Surat
Keterangan Berbadan Sehat. Kenapa sih musti ada? Karena ada beberapa perusahaan
seperti perusahaan BUMN/BUMD/instansi pemerintah bahkan swasta yang melibatkan
dokumen seperti di atas sebagai awal atau bahkan proses akhir penerimaan
pegawai.
Perlu juga dimaklumi
untuk harganya bervariasi tergantung buatnya di mana. Apakah dirumah sakit, di
poli, atau bahkan di puskesmas. Biasanya memang lebih rekomendasi buatnya dirumah
sakit. Dan harganyapun berbeda beda.
Kalau aku pribadi,
buatnya di Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo di Bendungan Hilir dan biayanya
Rp.100.000. Sebagai tambahan, berhubung BPJS semakin terkenal, untuk buat Surat
ini ga bisa pake BPJS lho. Alasannya setelah aku konfirmasi ke Call Center
BPJS, mereka infokan bahwa Surat Keterangan Berbadan Sehat untuk mencari Kerja
tidak ditanggung dalam biaya BPJS karena hanya untuk alasan pribadi. Yah simple
memang. Kalau pengen dapet kepastian lebih jelas ntar bisa tanya ke BPJSnya
langsung.
Setelah registrasi
dengan mengisi form Surat Keterangan tersebut, aku menunggu beberapa menit
saja, dan langsung dipanggil. Aku pikir bakal lama, karena saat aku di ruang
medical checkup sedang rame banget pasien pasien medical checkupnya. Ternyata
dapet info kalau mereka mereka ini adalah yang mau check up buat sekolah TNI
yang sedang dalam proses. Good Luck lah buat mereka.
Setelah dipanggil
dokternya menginformasikan kalau untuk melamar pekerjaan disesuaikan ya. Iya
dok. Seperti biasa, periksa detak jantung dan tensi. Normal alhamdulillah.
Kalau seandainya ada informasi tambahan si dokter pastinya bakal rekomendasi
kamu buat rontgen atau lainnya. Ga nyampe beberapa menit, eh selesai deh. Bisa
langsung bayar cash. Simple kok. ^_^.
Kok bisa sesimple itu
ya? Ya bisa donk, kan tergantung Surat Kesehatannya untuk apa? Padahal kan
kalau kita baca di internet medical check up itu ada yang ambil darah la, ada
yang tes urin la, ada yang THT la, ada yang masuk laboratorium la, dll. Ribet
gitu dan ngantrinya lama banget and nunggu hasilnya juga lama. Yah ini memang
juga bener. Tapi kan tergantung kebutuhan kamu buat Surat Keterangan Kesehatan
itu untuk apa. Kalau biasanya kamu butuh Surat Keterangan Kesehatan untuk
melamar pekerjaan atau naik gunung misalnya, proses pemeriksaannya bisa
sesederhana ini. Tapi kalau seandainya tujuannya buat memang masuk sekolah TNI
atau proses langsung dari perusahaannya biasanya memang lengkap paket medical
checkupnya atau paket eksklusif, dan inilah yang memang benar benar membutuhkan
banyak budget dan waktu. So, sekarang bisa membedakan ya?
Selamat buat kalian yang
sedang berjuang untuk masa depan ya. Jangan menyerah. Keep fighting...
Thursday, February 19, 2015
Tiada yang sia sia dari silaturrahmi
photo source : gathering family
Banyak hal yang kami ceritakan disana. Mulai dari kami bagaimana bisa survive di sini hingga berjuang untuk bisa settle mendapatkan yang terbaik.
Aku sangat surprised saat mendengar bg Novanditto lulus di Kementrian Industri thn 2015 ini. Namun untuk sampai kesini banyak perjuangan yang sudah ia lewati. Ia sempat bekerja sebagai pengaduk semen sebelum lulus PNS di tahun 2015. Pekerjaan yang langka dilakukan oleh banyak orang namun ternyata tidak sia sia. Yang menarik dari ceritanya ialah saat proses wawancara di Kementrian Industri. Di Kementrian ini diawali terlebih dahulu dengan beberapa tahapan ujian masuk.
1.Tes Administrasi
2.Tes Online sebelum TKd soalnya terdiri dari matematika, bahasa Indonesia, dll
3.Tes TKD
4.Tes TKB (psikotes menggambar, serta wawancara)
Dari keempat tes tersebut aku sangat tertarik untuk bercerita tentang pengalaman bg Novanditto saat wawancara. Sebelum wawancara sebenarnya diawali dengan tes psikotes seperti menggambar salah satunya. Dan saat wawancara ia menceritakan apa yang sudah digambarnya. Diantara banyak kandidat, bg Novandittolah yang paling lama diwawancarai yaitu sekitar 20 menit. Sementara yang lain hanya 1 menit. Ini jadi sebuah indikasi saat kalian mengikuti tes wawancara, kalau lama proses wawancara sementara orang lain sebentar bisa jadi indikasi kalau nilai kalian plus di mata si pewawancara. Buat diri kalian enjoy namun tetap jangan mengada ngada, jadi diri kalian apa adanya. Contohnya bg Novanditto hanya menggambar sebuah logo Kementrian, seorang pria yg menjinjing tas kerja dengan baju dinas, gedung kantoran dan mobil. Ia hanya diminta untuk menceritakan kenapa menggambar itu dan yang ada di sana siapa serta keterkaitan antara gambar orang dengan gambar yang lain apa. Dia menceritakan bahwa orang itu adalah dirinya sendiri yang bekerja beberapa saat lagi di Kementrian. Dan 10 tahun dari sekarang ia bisa membeli mobil tersebut. Simple, tapi menggambarkan diri kita yang sebenarnya. Intinya yang bisa diambil di sini. Enjoy dan tetap santai serta jadilah diri kalian sendiri. Sebenarnya itu kuncinya. Biarkan mengalir bagai air. Namun tetap berikan kesan yang positif dari diri kalian. Terkadang saat wawancara kita bingung mau berbicara apa. Dari hal ini serta pengalaman pribadi yang sudah aku lewati proses wawancara di perusahaan bonafit adalah keterusterangan dan apa adanya diri kita. Di postingan sebelumnya sudah aku gambarkan bagaimana gagalnya aku saat wawancara untuk PPS BRI bisa jadi sebuah pengalaman yang beharga juga.
Alhamdulillah....tiada yang sia sia dari silarurrahmi. 😃😃 Thank u bg atas sharing pengalamannya..
Subscribe to:
Posts (Atom)

