Sunday, July 30, 2017

Ternyata...

Terkadang sempat terlupa
Katanya ingin ibadah
Tapi tidak mempersiapkan...

Jika ibadahnya ingin diterima, berkah dan tenang..bukankah mendahului apa yang ada sebelum ibadah itu lebih baik ?

Seperti halnya sholat, Allah perintahkan untuk berwudhu agar bersih dan suci
sebelum menghadap Allah.
Agar sholatnya bisa diterima.

Diundang sama Pak Presiden ke istana negara pastinya kita perhatiin penampilan agar tetap kece donk.
Nah masa mau ketemu Allah ga gituloh ?
Allah yang punya Istananya langit dan bumi bahkan lebbiiiiih dari itu... Istananya presiden ga ada apa-apanya...Gitu kira-kira...

Ga usah mikir kejauhan dulu,
yang sederhana dulu saja.
Makna memantaskan diri seperti yang dibilang orang-orang itu kira-kira seperti ini.

Ibadah Sholat tanpa wudhu itu
tidak shah Sholatnya.
Ngaji dengan berwudhu terlebih dahulu berarti melibatkan para Malaikat untuk hadir dan mendoakan kebaikan bagi kita yang sedang melantunkan ayat-ayatNya.
Sebelum tidurpun dianjurkan beruwudhu dan membaca Surat An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas serta Ayat Qursi dan Doa
sebelum tidur agar kita senantiasa dilindungi Malaikat hingga fajar. Bahkan yang meninggal dalam keadaan tidur namun ia dalam kondisi berwudhu ia masuk ke dalam khusnul khatimah.

Teman, hal ini juga berlaku untuk menikah.
Karena menikah seyogyanya juga ibadah.
Bukankah kita ingin pernikahan kita diterima oleh Allah dan Allah senantiasa merahmatinya ?
Bukankah kita juga ingin didoakan oleh para penduduk langit yang mereka senantiasa selalu bertasbih kepada Allah?

Jika wudhu sebelum Sholat untuk mensucikan diri wajib hukumnya, maka "wudhu"
(mensucikan diri) sebelum ibadah
pernikahan juga penting hukumnya.
Jangan hanya "wudhu" materi..tapi minta yang paling penting kepada Allah "wudhu niat, "wudhu lahir & batin"....agar Allah senantiasa selalu bersama kita dalam menjalankan ibadah kita. Bukankah indah jika Allah selalu menyertai langkah-langkah kita dalam beribadah...?

Sebagai manusia, kita tak pernah luput dari dosa. Maunya Allah kadang beda
dengan maunya kita sebagai manusia.
Tapi karena manusia sering kurang sabar terkadang salah langkah. Namun karena Rahmat Allah, bisa kembali ke jalan yang benar.

Rencana Allah lebih indah dibanding rencana manusia, karena Allah Maha Tahu, kuasanya meliputi langit dan bumi berserta isinya. Luuaaaaaas sekalii......kita ga ada apa-apanya..hanya titik titik kecil yang tiada arti jika dilihat dari luar angkasa sana. Kecil sekali, bahkan ga kelihatan sama sekali. Bahkan bumi sekalipun.

Kisah nabi Adam dan Hawa.
Setelah keduanya melakukan dosa, Allah sucikan diri mereka dengan menurunkan mereka ke dunia dan secara terpisah, namun Allah pertemukan kembali mereka saat sudah dalam kondisi sebaik baiknya. Allah Yang Maha Tahu kapan mereka berdua sudah berada di dalam sebaik-baik kondisi.

Bukankah lebih indah saat memiliki sesuatu secara utuh ketimbang hanya setengah-setengah?
Ibarat kalau makan buah mangga enaknya dimakan kalau sekalian ada biji mangganya (lebih manis dan lebih nikmat)..

Semoga tetap istiqomah untuk tetap menjalani kebaikan-kebaikan, amalan-amalan..dan selalu perbaharui niat...
Karena Allah...Allah dan Allah....
Rugi rasanya jika melakukan sesuatu hanya karena duniawi..toh duniawi itu ternyata juga milik Allah...punyanya Allah...
jadi,,,,,,,, besaran mana...... duniawi dan segala isinya daripada Allah ?

Allah SWT berfirman:

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ  لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ ۗ  لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ  مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِذْنِهٖ ۗ  يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ  وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ  ۚ  وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ ۚ  وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا  ۚ  وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
"Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 255)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

Saturday, July 29, 2017

Untukmu Calon Imamku

Untukmu...
Calon Imamku...

Kutulis kisah ini
di malam-malamku yang panjang

Bagai goresan getar hati
dalam rindu yang tertahan

Untukmu,
seseorang yang akan
menemaniku di masa depan

Kamu ?
Siapa kamu ?
Siapa namamu ?
Dimana kamu berada ?

Aku menantimu
bersama semua pengabdianku yang tertunda

Bersama segenap cinta
yang tak akan sempurna,
bila Engkau...
tak kunjung hadir dihadapanku ?

Untukmu calon imamku
yang aku tak tahu
dimana Engkau berada

Suatu saat bila Engkau datang
tolong cintai aku karena Allah.

Bimbinglah aku,
jadilah Imam dalam sholatku.

Izinkan bakti dan taatku
menyatu bersama senyum
di wajah teduhmu.

Izinkan cinta dan rinduku
terpatri kuat di dalam hati dan pikiranmu.

Untukmu calon Imamku
yang entah sedang apa...

Ketahuilah aku ini
adalah orang asing untukmu

Nanti terangkanlah....
apa-apa yang tidak kumengerti darimu

Terangkanlah....
apa-apa yang tidak Engkau sukai,
agar aku bisa mengenalmu secara utuh

Untukmu calon Imamku
yang sedang memantaskan dirinya
dihadapan Allah.

Ketahuilah bahwa
akupun di sini
selalu menantimu dalam taat.

Menanti untuk menjadi belahan jiwamu.
Menanti untuk menjadi penyejuk hatimu.

Kau yang tertulis di Lauh Mahfuz
Kau adalah rahasia terbesarku
Kehadiranmu menyempurnakan hidupku

Kau yang kusebut di dalam doaku
Kau yang menjadi imam di hidupku
Kehadiranmu menyempurnakan imanku

Ku menunggu dalam sabarku
Ku ikhlaskan semua harapanku
Bersamamu di masa depanku
Membangun cinta
Membangun syurga
Menggapai ridhoNya

Dan aku menanti
Menjadi bidadari untukmu
Sampai bertemu pada suatu masa
Calon Imamku

(Meyda Sefira feat Lutfiah Hayati - Untukmu Calon Imamku)

Friday, July 28, 2017

Janji Allah kepada hambaNya

Bismillah


وَاِذَا  سَاَلَـكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ  اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

"Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)

Allah mengubah takdir dengan doa. Dan takdir bisa berubah-rubah karena doa atas Rahmat dari Allah. Bukankah rahmat dan karunia Allah sangat luas ? Bahkan melebihi takdirnya ? Allah bisa menghapus apa yang Ia tulis dan bisa menetapkan yang ingin ditetapkanNya.

Ayat diatas salah satu ayat dari janji Allah terhadap hambaNya yang berdoa kepadaNya. Dan doa adalah senjata orang mukmin melebihi senjata apapun yang dimiliki oleh semua orang.

Orang yang yakin kepada Allah, dan keyakinannya lebih besar kepada Allah dibandingkan dengan keyakinannya pada apapun, maka selagi ia berdoa kepada Allah. Hatinya akan tenang.

Ada masalah dikit = Illahi
Ada masalah dikit = Rabbi
Ada masalah sekecil apapun = Rabbi
Ada masalah apapun = minta ke Allah

Kata Rasulullah SAW :
"Janganlah kalian menjadi lemah (berputus asa) dalam berdoa, karena sesungguhnya tidak akan binasa seseorang selama ia masih berdoa kepada Allah SWT".

Selama masih meminta dan berharap kepada Allah, maka kita tidak akan binasa, kita tidak akan kalah, kita tidak akan rugi.

Kata para Ulama :
"Segala sesuatu yang ada di dunia ini akan binasa, segala sesuatu yang ada di dunia ini akan pergi dan tidak akan kembali kecuali doa. Doa ia pergi dan pasti akan kembali. Doa akan kembali kepada yang meminta. Satu satunya yang akan pergi ke Allah dan akan kembali kepada yang meminta yaitu doa.

Kata Allah :
Aku itu dekat. Tidak mungkin Aku tidak mendengar doa kalian. Allah Maha Mendengar. Tidak perlu diucap secara lisanpun, membatin di dalam hati Allah Maha Mendengar.

Rasulullah pernah berdoa membatin di dalam hati. Dan Allah langsung ijabah. Saat Nabi ada keinginan di dalam hati namun tak berani mengungkapkan. Tapi Allah Maha Mendengar.

Saat itu orang Yahudi, mereka menghina kaum muslimin karena kiblat sholatnya mengarah ke
Al Aqsa (Palestina). Kata mereka "Orang Islam sukanya meniru, kita sholat menghadap Al Aqsa umat Islam juga menghadap Al Aqsa, dan menyimpulkan bahwa agama Islam agama yang meniru agama kita (Yahudi), tidak original".

Sering diolok olok seperti ini.  Setiap kaum muslim sholat, mereka selalu menghina dan nabipun sedih, sehingga setiap sore Nabi pun berdiri di suatu bukit  kemudian melihat ke langit, membatin dalam hati. Nabi membatin di dalam hati ingin minta pemindahan kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram. Setiap hari hal ini dilakukan oleh Rasulullah SAW. Sehingga turunlah ayat ini. Turun wahyu dari doa nabi yang belum "diverbalkan dengan kata kata". Dan Allahpun mengijabah.

Allah SWT berfirman:

قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَآءِ ۚ  فَلَـنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰٮهَا ۖ  فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَامِ ۗ  وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهٗ ۗ  وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ لَيَـعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ  وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ
"Kami melihat wajahmu (Muhammad) sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi. Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja engkau berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) tahu, bahwa (pemindahan kiblat) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 144)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

(resume tausiyah Ustadz Hanan Attaki)

Barisan yang kokoh itu kuat




اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ  يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهٖ صَفًّا كَاَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَّرْصُوْصٌ

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh."
(QS. As-Saff 61: Ayat 4)


Wednesday, July 26, 2017

Katanya Bajaj Versi Sedan


@dari Stasiun Manggarai-berakhir di RSCM
@Rp.5000/penumpang
@isi penumpang maximal 4 orang
@baru ada 2 yang beroperasi
@roda 4

Sebelumnya bemo..jadi buat "train fighter" 😉 yg turun di Stasiun Manggarai yang nyari bemo-bemo...sekarang udah ga ada..infonya sih sebelum lebaran sudah ditiadakan jadi diganti dengan bajaj....utk bajaj versi sedan ini...soft machine and no asap... Selamat mencoba😊

Tuesday, July 25, 2017

Kematian

🍒Nasehat sahabat :
"Yang aku takutkan bukan Allah tidak mengabulkan doaku namun saat aku tak bisa berdoa lagi kepada TuhanKu".

🍒Dari 1000 orang yang meninggal di akhir hayatnya, hanya 70 orang yang mampu menyebut asma Allah. Lafaz apa yang sering dibaca selama masih bernafas, lafaz itu pulalah yang akan terbaca di titik nafas terakhir. Semoga bisa khusnul khatimah.

Sunday, July 23, 2017

Rujak Serut Medan by mama



🍋Ingridients :
1.Cabe Giling Halus
2.Garam secukupnya
3.Gula
4.Sirup orange

🍋Buah :
1.Mangga Kuini
2.Nanas
3.Bengkoang
4.Jambu

🍋Cara buat :
1.Seduh Cabe Giling Merah beserta Garam dan Gula secukupnya dengan air hangat secukupnya

2.Masukkan Sirup Orange secukupnya

3.Setelah menyatu masukkan potongan potongan buah

4.Finishing (dinginkan di dalam kulkas)

5.Ready untuk dimakan