Kalau pengen semua serba baik baik saja, lihatlah pakai kacamata iman. Karena bagi orang beriman tidak ada yang tidak baik. Kalau ditanya apa sih yg membuat baik bagi orang yang beriman ? Apapun yg membuat kita tambah dekat dg Allah. Silahkan, dia pasti akan menjadi orang yang beruntung.
Karena pernikahan adalah salah satu keputusan yang besar. Memposisikannya pun ada dalam rentang hukum yg sangat luas. Dari hukumnya wajib sampai haram.
Nikah itu sunnah, namun bagi seorang yg tidak memiliki kemampuan menikah, dan jika menikah akan membahayakan diri dan pasangannya maka hukumnya haram. Jika tidak menikah akan menimbulkan hal yg haram baginya seperti melakukan kemaksiatan, maka nikah menjadi wajib. Maka menikah kembali kepada kondisi pribadi seseorang, sehingga bisa menjadi sunah, wajib atau haram. Jangan sampai kita menikah karena faktor faktor luar yang ada pada diri kita seperti karena orang tua, saudara, tetangga apalagi netizen.
Agar bisa melihat pernikahan secara proporsional (tidak untuk ditakuti maupun dikejar kejar sampai euforia). Jika mampu menikah, maka menikahlah, karena dengan menikah bisa membuka pintu pintu keberkahan yang lain. Dan sebaliknya jika tidak mampu menikah, maka jagalah kesucian diri.
Seseorang yg kamu nikahi adalah orang yg seperti kamu dan menjadi pasangan kamu. Artinya dia punya kesalahan, kekurangan dan ketidaksempurnaan, artinya jangan kamu menuntut kesempurnaan dari diri pasangan karena kamupun tidak sempurna, jadikanlah hubungan itu, hubungan yg saling melengkapi seperti puzzle.
Pernikahan itu untuk memberi kedamaian kepada kita. Karena itu merupakan pilihan besar. Siapa orang yang kita nikahi. Ketika sesuatu itu tidak ada pada diri kita, pastikan pasangan juga mencintai kita. Oleh karena itu pernikahan membuat pribadi kita maupun pasangan menjadi lebih baik lagi, dimana hal ini untuk mendapatkan kedamaian terutama dirumah kita. Pilih pasangan yg bisa memahami kita dan kita bisa memahaminya. Hingga maut memisahkan.
Pahit getirnya pernikahan akan menjadi bumbu bagi kita. Yg terbaik pasangannya adalah yg terbaik dengan keluarganya.
Awet muda merupakan penampilan yang diinginkan oleh setiap orang. Seiring bertambahnya usia terkadang penampilanpun juga ikut berubah. Berikut beberapa tips awet muda yang dapat dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
1. Berwudhu dg sempurna
2. Pilih menu sehat seperti buah, kurma, sayur, zaitun dan gandum
Komunikasi laki laki dan perempuan itu berbeda. Secara linguistik wanita itu lebih cerdas (lebih banyak bicara) dibandingkan dengan laki laki. Laki laki kalau ada masalah menyendiri, berkontemplasi. Sementara wanita jika sedang ada masalah, ia akan curhat agar dapat menenangkan hati. Wanita menyukai kalimat yang tidak langsung. Sementara pria tidak bisa menangkap maksud aslinya. Berbicara dengan pria harus secara detail agar laki laki bisa menangkap maksudnya dengan jelas. Saat berbicara dengan suami nantinya maka posisi wanita, merendahlah dg suami dan sembari tersenyum. Menyuruh laki-laki tidak bisa dengan mudah karena laki laki tidak bisa multitasking. Beda dengan wanita yang dapat multitasking. Bagaimana berbicara dengan laki-laki ? Buatlah dia relax terlebih dahulu, baru sampaikan maksudnya.
🍃Fondasi pernikahan itu adalah ibadah. Ulama menyampaikan bahwa cinta dan kasih sayang hanyalah bumbu. Jika pernikahan hanya didasarkan atas cinta, maka cinta itu bisa berubah.
🍃Karena pernikahan niatnya ibadah kepada Allah SWT sehingga :
Pernikahan harus disertakan bersama Allah SWT, kalau pernikahan hanya merayakan perasaan cinta semata, maka cinta bisa berubah. Laki laki panjang logikanya, sementara perempuan panjang perasaannya.
🍃Siapa yg menggenggam hati istri atau suami ? Yaitu Allah. Sehingga saat kita melibatkan Allah di dalam ibadah pernikahan, seketika cinta atau kasih sayang itu menipis maka Allah yg akan menebalkan.
Kenapa setelah akad nikah, suami membaca doa dengan meletakkan tangannya ke kepala istri, dan sholat sunnah secara bersama. Agar pernikahan kita harus dibantu oleh Allah SWT dengan cara melakukan berbagai ketaatan. Agar pernikahan yg dijalani menjadi Qurratu A'yun.
Akad Nikah yg ada di dalam syariah yaitu simple. Tata caranya adalah
1. Semua unsur hadir (ada saksi, ada calon mempelai laki laki, ada wali). Yg perlu diperhatikan bahwa mempelai wanita tidak perlu dihadirkan, apalagi di tengah tengah forum, namun dijaga di tempat yg baik (tidak dipertontonkan).
2. Acara dimulai dari khutbatun nikah. Khutbatun nikah berbeda dengan nasehat pernikahan. Yg terbaik untuk membaca khutbatun nikah adalah wali. Setelah itu wali mengucapkan "saya nikahkan anak saya dengan...." Dan dijawab oleh calon mempelai laki laki "saya terima nikahnya...". Setelah ijab qobul maka pernikahan sah. Apakah ceramah pernikahan boleh ? Ceramah pernikahan boleh dan ini beda dengan khutbatun nikah. Hukum asal akad nikah adalah muamalat itu penting.
3. Membaca Ijab Qabul tidak harus satu nafas yg penting maknanya dapat, maka ini sudah sah. Kalau nama ayah jika tidak complete disebutkan maka tidak apa apa.